Stasiun Kereta Magelang Kota : Merana (dan Terlupa?)

tidak banyak orang yang tau tentang bekas tempat transit kereta api di sini … sayang monumen ini kurang tersentuh dari perhatian kita …. ( Stasiun kereta Magelang Kota, Lokasi di Kebon Polo )

Siapa yang menyangka? Gerbong tua yang kini teronggok di kawasan yang juga tak terawat itu adalah salah satu saksi sejarah, bahwa di Kota Magelang mempunyai jejak peradaban kereta api Nusantara. Sebuah situs bersejarah yang menggambarkan kejayaan kereta api pada masa lampau.

Pada masa perjuangan kemerdekaan, peran kereta api sangatlah besar, termasuk di Magelang. Sejarah mencatat, KA dijadikan alat transportasi distribusi logistik untuk keperluan perjuangan perang kemerdekaan dari Ciroyom (Bandung) ke pedalaman Jateng, hingga mobilisasi prajurit pejuang di wilayah Yogyakarta-Magelang-Ambarawa.

Jalur kereta api menjadi bagian dari ruang sejarah masa revolusi. Proyek pembaggunan pertamakalinya, yang diberi nama ‘Naamlooze Venootschap Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij’ (NV. NISM) dipimpin oleh Ir J.P de Bordes.

Diawali dengan membangun rel dari Kemijen menuju Desa Tanggung, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan jalur tersebut panjangnya 26 kilometer. Jalur itu dibuka pertama kalinya Agustus 1867. “Dulu waktu prajurit mau pergi ke Temanggung mereka naik kereta dari stasiun Kebonpolo,” ujar salah satu saksi sejarah Djauhari (68), Rabu (15/62011).

Djauhari menceritakan, dahulu di bekas Pasar Rejowinangun, Kota Magelang, ada bangunan yang menyerupai peron, bangunan tersebut berfungsi untuk para penumpang menaikkan barang. Namun tanah milik PT KAI tersebut menjadi area pertokoaan atau yang sekarang dikenal dengan nama ‘shopping’.

“Ketika hendak pergi ke Yogyakarta sekitar tahun 1980-an awal saya naik kereta dari Stasiun ini. Kereta uap yang penuh sesak penumpang para pedagang dan pelancong,’ lanjutnya.

Namun sekarang kondisi stasiun tersebut tidak terawat lagi. Lembaga atau instansi yang membawahi keberadaan situs itu, tak jelas. Pemkot selama ini meminjam aset PT KAI untuk dimanfaatkan menjadi terminal.

Pada tahun 2002 pernah digulirkan wacana Pemkot meminta aset itu kepada PT KAI, untuk penataan tata ruang kota yang lebih bagus. Pada tahun itu, sudah pernah ada pegawai PT KAI yang menghitung asetnya di Magelang. Namun hingga kini belum ada persetujuan atau tanda-tanda pengambil alihan aset.

Sumber Foto :
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=166250350114387&set=o.105188979513961

Sumber Berita :
http://regional.kompas.com/read/2011/06/15/16225526/Jejak.Sejarah.KA.yang.Terlupakan.di.Magelang


10 responses to “Stasiun Kereta Magelang Kota : Merana (dan Terlupa?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: