Gus Yusuf : Hukum Chatting, Facebook, Twitter

Hukum Chatting, Facebook, Twitter

Rubrik Ramadan RADAR MAGELANG
KH Muhammad Yusuf Chudlori
Pengasuh Ponpes Asrama Perguruan Islam Magelang

DI dalam Islam, hukum dikenal ada dua macam. Hukum qoth’i (pasti), yang dalil nash-nya dalam Al Qur’an telah dengan jelas termaktubkan. Semisal shalat lima waktu hukumnya wajib, puasa Ramadhan juga wajib, zina itu haram. Ini telah jelas tidak bisa ditawar dan di-othak-athik lagi.

Dan hukum ijtihadi, yakni hukum yang menyikapi hal-hal baru yang tidak dengan jelas di…sebutkan dalam Al Qur’an atau mungkin Al Qur’an sama sekali tidak menyebutkan. Maka dalam keadaan seperti ini berlakulah kaidah dalam fiqh yang menyatakan, “Alhukmu yadurru ma’a ilatihi wujudan au adaman (hukum akan berputar sesuai dengan ilat (alasan) sebab akibatnya).’’

Atau, kaidah yang serupa juga menyebutkan, ’’Hukum asal dalam permasalahan muamalah adalah mubah (boleh), tidak dilarang kecuali yang diharamkan oleh Allah.” Semisal tentang perkembangan teknologi yang tentunya hal ini adalah sunnatullah (kehendak Allah) yang perkembangannya tidak bisa dicegah.

Sepuluh tahun yang lalu orang belum mengenal jejaring sosial yang namanya Facebook, Twitter atau lainnya. Tapi sekarang setelah begitu ramai orang akrab dengan jejaring ini, muncul ekses negative dari teknologi ini. Banyak sekali rumah tangga yang panas-dingin gara-gara ketahuan sang suami suka main Facebook dengan sang mantan. Seorang anak hilang karena larut main chatting dengan teman tak dikenal. Kinerja perusahaan menurun karena banyak karyawannya yang asyik main twitter.

Apakah dengan ekses negatif ini kemudian jejaring tersebut dihukumi haram? Tentu tidak demikian. Ada dua hal yang perlu diperhatikan. Pertama, hukum Facebook itu sendiri. Kedua, perbuatan yang dilakukan melalui Facebook.
Yang pertama, Facebook tidaklah lebih dari sebuah benda mati. Ia tidak bisa dikenai hukum sebagai mana benda-benda mati lainnya. Ia hanyalah alat atau objek. Yang dikenai hukum adalah penggunaannya (subjeknya), orang yang menggunakannya, bukan alatnya.

Pisau contohnya, ia bisa digunakan sebagai peralatan memasak, menyembelih hewan kurban, tetapi bisa juga digunakan sebagai alat tindak kejahatan membunuh. Maka hukum menggunakan pisau sebagai sebuah benda dengan tujuan-tujuan baik adalah mubah (boleh), dan haram, jika digunakan untuk sesuatu yang haram.

Ia bisa menjadi wajib, jika digunakan sebagai alat untuk mengerjakan yang wajib, bisa sunnah jika digunakan mendukung pekerjaan sunnah. Itulah yang dimaksud dengan ’’berputar sesuai dengan ilat (alasan) sebab akibatnya”, dalam kaidah di atas.

Oleh karena itu, semua dikembalikan pada user-nya, kita yang memakai. Teknologi ibarat pisau bermata dua. Kalau kita paham manfaatnya, kita gunakan untuk kebaikan maka kita akan mendapatkan sisi baik dari teknologi. Misal, menggunakannya untuk media dakwah, nenebarkan kebaikan. Allah berfirman, “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” [QS. al-Maidah (5): 2]

Juga untuk meyambung silaturrohim –apalagi memang ini dianjurkan–. Nabi bersabda, ’’Tidaklah masuk surga orang yang memutus tali silaturahmi.” [HR. Muslim]. Bisa juga digunakan untuk memperluas jaringan bisnis, mengenalkan produk kita.

Akan tetapi kita harus bisa menghindarkan ekses negatifnya, benar-benar menggunakannya untuk hal-hal yang positif. Jangan sampai sisi lain dari pisau tajam Facebook ini, kemudian mencederai diri kita sendiri. Bagaimana pun teknologi adalah anugerah dari Tuhan. Tetapi kita harus mampu dan sadar untuk menghindar dari dampak negatifnya. *

Sumber :


6 responses to “Gus Yusuf : Hukum Chatting, Facebook, Twitter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: