NETIKET BERIKLAN DI FB

NETIKET BERIKLAN DI FB
oleh MBilung Sarawita pada 11 Juni 2011 jam 4:34

Sudah berapa akun FB yang Anda blokir ?

Saya sudah memblokir 200an, mayoritas mengandung kata Shop, Store, Toko, Gerai, Cellular, Cell, Seluler, Ponsel, Handphone, Electronics, Elektronik, Antique, Antik, Busana, Baju, Boutique, Cosmetics, Mahar, Lelang, Murah, dan lain-lain “sejenis itu”.

Tanya Kenapa ? Jawabnya adalah : Mereka TIDAK BERNETIKET !

Mereka TERLALU SERING men-Tag foto-foto dan iklan barang dagangan mereka pada akun kita maupun akun teman kita MESKIPUN TIDAK DIMINTA.

Perbuatan itu termasuk SPAMMING, bagaikan mengotori rumah kita dan rumah teman kita dengan “berkas-berkas sampah”, maka termasuk Pelanggaran Netiket.

Bertebarannya sampah-sampah itu di Wall kita otomatis membuat kita RUGI-WAKTU karena “dipaksa” melihat dulu iklan-iklan mereka sebelum kita menemukan informasi penting pada status-status teman-teman kita.

Bagi kita yang mengakses internet dengan tarif Volume-Based, sampah-sampah itu juga membuat kita RUGI-UANG karena MEMBOROSKAN “pulsa” kita. Disebut “memboroskan” karena kita terpaksa membayar (pulsa) untuk iklan-iklan yang itu-itu saja dan begitu-begitu saja dan sesungguhnya tidak penting-penting amat (atau bahkan sama sekali tidak berguna) bagi kita.

Mereka “mengajak berteman” dengan kita tidak tulus, karena sesungguhnya kita hanyalah dijadikan “obyek pemasaran” bagi dagangan mereka.

Kita-kita yang berFB-ria untuk tujuan menjalin silaturahmi dengan teman-teman secara tulus tentu tidak mungkin mematikan opsi News Feed, karena kita butuh saling berinteraksi melalui status dan komen. Nah, “lubang” inilah yang dimanfaatkan oleh para spammers itu.

Meskipun kita sudah menyetting privacy supaya orang-orang yang bukan Friend tidak bisa men-Tag kita, tetap saja sampah-sampah mereka muncul di halaman News Feed kita manakala teman-teman kita di-Tag oleh mereka (karena teman kita berteman dengan mereka); sehingga satu-satunya jalan untuk membersihkan halaman News Feed kita adalah dengan MEMBLOKIR akun mereka MESKIPUN mereka belum menjadi teman kita.

Jika mereka memang serius berbisnis dan akan SERING beriklan, mestinya (netisnya) mereka menggunakan kolom-resmi iklan yang disediakan oleh FB di bagian kanan layar itu, yaitu iklan yang membayar kepada pengelola FB, alias mestinya BUKAN dengan cara gratisan yang mengotori halaman teman APALAGI halaman News Feed milik orang lain yang bukan teman meskipun orang lain itu adalah teman dari temannya.

Semoga tulisan ini bermanfaat.

Salam Budaya,

  • mBilung Sarawita (nama internet sejak 1996)
  • Condro Bawono (nama asli)
  • Toekang Potrek Pak Ndong (nama profesi)

4 responses to “NETIKET BERIKLAN DI FB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: